Review Kamera Vivo X50 Pro, Gimbalnya Gak Ada Lawan

Posting Komentar

Selama ini vivo dikenal sebagai produsen ponsel pintar kelas menengah ke bawah, seri tertingginya yang masuk pasar Indonesia yakni seri V yang sebenarnya masih termasuk kelas menengah. Tetapi memang sejak dulu vivo juga diketahui selalu membawa inovasi-inovasi teknologi baru pada setiap produknya. Sebut saja mulai dari pemindai sidik jari di layar, kamera selfie pop-up, dan dual kamera pop-up. Semua lahir pertama kali di ponsel vivo. 

Awal tahun 2020 ini vivo juga sempat mengenalkan teknologi baru pada ponsel prototipe besutannya yang mereka beri nama APEX 2020. Pada ponsel tersebut vivo untuk pertama kalinya memperkenalkan teknologi gimbal pada sebuah kamera smartphone. Awalnya banyak pihak pesimis kalau hal tersebut dapat direalisasikan. Namun vivo membuktikan penerapan teknologi tersebut pada produk ponsel terbarunya, vivo X50 Pro.

Review Kamera Vivo X50 Pro, Gimbalnya Gak Ada Lawan
Vivo X50 Pro telah resmi diperkenalkan di pertengahan Juli lalu dengan menggadang-gadang tagline “flagship photography smartphone”, serta fitur utama terletak pada Gimbal Stabilization Technology pada kameranya. Tapi benarkah Gimbal pada kamera X50 Pro ini sehebat yang digembar-gemborkan. Langsung saja simak ulasan lengkapnya dalam review berikut ini, mulai dari desain, spesifikasi hingga performanya. 

Desain Vivo X50 Pro

Vivo Indonesia tidak sia-sia dalam menyematkan kata flasgship pada X50 Pro, pasalnya dari sisi desainnya saja sudah nyata terlihat berkelas dengan kualitas material yang sangat baik. Ponsel ini sangat nyaman digenggam dan memiliki tata letak kamera belakang yang bukan hanya berbeda dari ponsel kebanyakan tapi juga tampak stylish dengan balutan coating pada bodi yang tak ramah sidik jari.

Desain layar yang melengkung juga membuat X50 Pro sangat menarik, apalagi peletakan kamera depan model punch hole yang sangat kecil, hanya 3.96mm. Selain itu pemilihan warna Alpha Grey semakin menimbulkan kesan mewah terhadap ponsel ini. Untuk dimensi yang berukuran 8.04mm X50 Pro terasa sangat tipis digenggaman dan untuk sebuah ponsel yg memiliki gimbal, ini sangat ringan karena hanya memiliki bobot 181g. 


Layar  Vivo X50 Pro

Salah satu hal mengejutkan lainnya dari Vivo X50 Pro ini adalah layarnya yang memiliki desain 3D Curved dengan lengkungan pada bagian tepi layar serta menggunakan Ultra O Screen. Panelnya sendiri menggunakan E3 AMOLED Display berukuran 6.56 inci dan resolusi FHD+ 2376 x 1080, dengan refresh rate 90Hz serta sampling rate 180Hz.

Disamping itu layar yang digunakan juga memiliki color gamut full P3 dan tingkat kecerahan hingga 1300 nits. hal ini membuat mata cukup nyaman saat memandang layar X50 Pro dan tak perlu khawatir layar akan terlihat gelap di bawah sinar matahari, karena dijamin kecerahannya tetap mumpuni. Ditambah lagi layarnya telah mendukung HDR10/HDR10+ dan fitur pemindai sidik jari atau Screen Touch ID. 

Performa Vivo X50 Pro

Untuk mendukung semua aktifitas penggunanya, Vivo X50 Pro menanamkan chipset Snapdragon 765G, salah satu chipset terbaru dan cukup ngebut dari Qualcomm, dipadukan dengan GPU Adreno 620 dan RAM sebesar 8GB serta ROM 256GB. Jadi, dapat dipastikan performanya kenceng baik untuk multitasking ataupun bermain game mobile.

Nah, buat kalian yang kurang yakin dengan performa chipsetnya, sepertinya harus nyicipin sendiri deh. Sebab hasil pengetesan kami mencoba bermain PUBG Mobile, pada pengaturannya kita bisa unlock ke HDR – Extreme dengan raihan 60fps. Meskipun pada pengaturan default, pilihannya ada di Smooth – Extreme dan HDR – Ultram tetap dapet 60fps tanpa masalah. So, bisa disimpulkan untuk bermain mobile games tidak ada masalah sama sekali.

Sementara untuk urusan OS, Vivo X50 Pro telah dibekali dengan Android 10 dan FunTouch OS 10.5 dengan pembaruan interface yang boleh dibilang lebih menyenangkan dibanding dengan versi terdahulu. 

Kamera Vivo X50 Pro

Dijuluki sebagai “Flagship Photography” tentu ada yang spesial pada kameranya. Ya, digadang-gadang Vivo X50 membawa teknologi Gimbal Stabilization pada kamera utamanya yang beresolusi 48MP, X50 Pro memang tampil outstanding dibandingkan dengan kompetitor lainnya. Sebenarnya teknologi ini sudah sempat diperkenalkan vivo di awal tahun lewat smartphone prototipe mereka Apex 2020, dan tidak menyangka akan secepat ini vivo merealisasikannya. 

Fungsi utama Gimbal Stabilization akan sangat terasa ketika diaplikasikan pada saat perekaman video, meski begitu fitur ini juga sangat membantu ketika mengambil foto agar lebih stabil. Setelah beberapa kali pengetesan dengan beberapa mode, memang hasil perekaman video pada vivo X50 Pro ini sangat stabil dibanding smartphone di kelasnya, sekalipun dibawa lari, sambil naik sepeda, setiap goncangan benar-benar berhasil diredam dengan baik.

Bicara soal kamera, desain tata letak kamera belakang dari X50 Pro ini juga unik dan beda. Ada empat kamera yang bertengger dalam satu bingkai, kamera utama dengan Gimbal Stabilization, kemudian kamera portrait beresolusi 13MP f/2.5 dengan 2x optical zoom serta OIS. Lalu 8MP Super Wide-Angle dan Super Macro yang menjadi satu dengan bukaan f/2.2. Terakhir 8MP 60x Hyper Zoom f/3.4, 5x optical zoom dan hingga 60x digital zoom. 

Di samping itu vivo juga membekali X50 Pro dengan beragam fitur-fitur menarik pada kameranya, salah satu yang mencuri perhatian kami adalah fitur Extreme Night Vision. FYI, ini bukan sekedar night mode biasa seperti yang ada dibanyak ponsel kekinian, tapi fitur ini mampu menangkap objek foto sekalipun berada pada kondisi yang super minim cahaya. Penasaran maksudnya gimana? langsung cek aja gambar di bawah ini.

Konektivitas Vivo X50 Pro

Urusan konektivitas juga sudah terbilang lengkap, karena Vivo X50 Pro dibekali dengan koneksi jaringan 4G dan 5G. Sayangnya untuk koneksi 5G masih terkunci, namun dapat diaktifkan ketika koneksi 5G sudah tersedia di Indonesia. Lalu koneksi lainnya, ponsel ini juga sudah menggunakan WiFi 5 dan Bluetooth 5. 

Dan yang paling menyenangkan setelah sekian lama adalah vivo akhirnya mendengarkan permintaan penggunanya untuk menghadirkan fitur NFC ke dalam ponselnya. Dan vivo X50 Series menjadi smartphone pertama vivo yang memiliki fitur tersebut.

NFC dalam ponsel ini dapat dimanfaatkan lebih dari sekedar isi ulang atau cek saldo uang elektronik saja, melainkan juga bisa digunakan untuk emulasi key card atau access card kantor atau apartemen pengguna. 

Baterai Vivo X50 Pro

Untuk dukungan daya, X50 Pro membenamkan baterai berkapasitas 4315mAh, yang dilengkapi dengan pengisi daya 33W vivo FlashCharge 2.0 buatan Indonesia.

Lalu untuk daya tahan baterainya sendiri, untuk menonton video 1080p mampu bertahan hingga 20 jam. Kemudian untuk pengisian dayanya sendiri dari 0% – 100% membutuhkan waktu sekitar 1 jam saja. Terbilang cepat, bukan?

Kesimpulan

Untuk sebuah ponsel yang dibanderol dengan harga IDR 9,999,000 atau 10 juta kembali seribu dan memiliki spesifikasi serta fitur lengkap seperti yang sudah disebutkan di atas, rasanya cukup layak. Terlebih untuk kalian yang punya hobi fotografi atau videografi, ponsel ini layak dipertimbangkan.

Sejujurnya sulit untuk mencari kekurangan dari ponsel ini, terlebih X50 Pro boleh dibilang adalah produk terbaik yang dimiliki vivo Indonesia saat ini. Kalau ada yang bilang sayang chipsetnya masih Snapdragon 765G, mungkin orang tersebut harus mencoba sendiri seberpa mumpuninya chipset tersebut.

Sesuai dengan julukannya "Flagship Photography", vivo X50 Pro menawarkan fitur kamera yang super lengkap dengan Gimbal Stabilization, desain yang elegan dan performa yang mumpuni, serta harganya ponsel ini punya value for money yang sangat baik.

Mafiatek
Mafiatek
Berisi Informasi Seputar Digital Berupa Perkembangan Aplikasi Android, game, Windows Pc, Office, Blog dan Teknologi Terkini Lainnya

Related Posts

Posting Komentar